Blogger templates

facebook linkedin twitter youtube instagram linkedin

Daisy Tarigan

    • Home
    • Lifestyle
    • travel
    • food


    Hai!

    Kampung Pelangi terletak di pusat kota Semarang, di Kelurahan Randusari, tepatnya. Tahu Lawang Sewu, kan? Ya, Kampung Pelangi ini terletak tak jauh dari Lawang Sewu. Tempat ini udah jadi destinasi wisata baru di Semarang karena uniknya rumah-rumah bercat colorful di kampung ini. Selain rumah-rumah colorful, juga banyak tembok yang dipenuhi mural-mural unik dan bahkan tak sedikit yang bernuansa ala-ala 3D.


    Seperti judulnya, Kampung Pelangi on pictures, jadi dalam post ini aku akan nunjukin hasil foto-foto waktu aku ke Kampung Pelangi bulan Juni kemarin!







    Walaupun tinggal dan menetap di Semarang, aku baru tahu tempat ini lewat Instagram! Padahal Kampung Pelangi ini terletak di daerah yang sering aku lewati tiap akhir pekan, haha.







    Oh ya, di depan pintu masuk menuju Kampung Pelangi, kita akan banyak menjumpai toko-toko bunga segar, contohnya seperti yang aku pegang di foto ini.
    Pinggiran jalan di Kampung Pelangi memang sejak dulu dipenuhi oleh toko-toko bunga. Dulunya, toko bunga tersebut tidak beraturan tata letaknya, namun sekarang sudah tertata rapi menjadi kios-kios cantik penuh bunga segar.
    Bunga-bunga yang dijual dipetik langsung dari Bandungan (daerah dataran tinggi di Kabupaten Semarang) dan dijual per tangkai juga per buket.



    dengan Ruth.


    Aku pergi dengan kedua sepupuku (Aretha dan Ruth) juga dengan Trino, teman Aretha. Waktu di Kampung Pelangi kami habiskan dengan berfoto-foto dan menelusuri tiap sudut kampung ini. Oh ya, kalau ke sini, jangan lupa bawa topi, sunglasses, atau apapun yang bisa melindungi diri dari panas terik matahari. Ya,cuaca di kampung ini sangat terik dan tak banyak tempat untuk bisa berteduh. Kami pun tak tahan berlama-lama karena kami datang di tengah hari.






                                                      Reno, penduduk Kampung Pelangi

    kampung-pelangi-stairs-colorful-semarang-girl
    kampung-pelangi-stairs-colorful-semarang           

           kampung-pelangi-stairs-colorful-semarang   kampung-pelangi-stairs-colorful-semarangj     






                                              


    kolase tembok merah.


    Continue Reading

    July?
    July has always been my favorite month (after December).
    Holidays. Stunning places. Good weather. New movies. Good books. Yeah, a perfect month.
    I am Daisy, let me share you a slice of my stories!

    Mini corner shops in Kota Tua. They sell unique accessories. All are handmade!


     Still from Kota Tua: Batavia Cafe, a beautiful cafe with adorable design. You'll get a really different atmosphere there. A very good place to rest your body for while after walking around the area.
    My suggestion: order some chamomile tea!




    Wanna enjoy the beauty of Kota Tua but too tired to walk? Take a bike trip instead! You can ride around the area with only Rp.15.000 for 30 minutes. Plus unique caps ala 'meneer' and 'noni Belanda'.

    Let us take some selfies!

    Whoa!
    This is The Beatles cassette (A Hard Day's Night Album).
    I found this worthy thing while accompanying my cousins to a market (on a shop that specially sells old cassette of old bands and singers).. You don't know how happy I was when I found this!
    Yeah, I do love old and unique stuffs, and CDs are just too overrated, anyway! Haha.







    I found these amazing books on a bookstore that specially sells flea books. It surprised me that they also sell English books and I was really excited and spend almost an hour to find the on the pile of old books!By the way, the left one (Anne Frank: The Diary of Young Girl) belongs to my cousin. She found it first. Argh.



     
    I finished Eleanor & Park by Rainbow Rowell in the end of July. I really enjoyed this book as it's a light read for us teens. I love how Rainbow Rowell tells the story in both of the character's point of views. BUT, I STILL CAN'T DEAL WITH THE ENDING. WHAT AN ENDING. Why you did this to me, Rowell?



    That's all my July's stories. I stop here as I'm afraid to bore you guys.
    Godspeed.

































    Continue Reading
    Painfully Beautiful.

    Despite the tumor-shrinking medical miracle that has bought her a few tears, Hazel has never been anything, but terminal, her chapter inscribed upon diagnosis. But when a gorgeous plot twist named Augustus Waters suddenly appears at Cancer Kid Support Group, Hazel's story is about to be completely rewritten.




    Begitulah yang terangkum di cover belakang The Fault in Our Stars - Salahkan Bintang-Bintang.  Saat membaca ringkasan cerita di cover belakangnya, awalnya saya berpikr buku ini bakalan menceritakan tentang kehidupan seorang gadis pengidap kanker yang menjalani hari-harinya dengan penderitaan. Bahkan saya sempat berpikir untuk meletakkan kembali buku ini, takut ceritanya klise dan membosankan. Namun, karena iming-iming The New York Times Best Seller, dan juga saya kehabisan buku untuk dibaca pada saat itu, saya memutuskan untuk membelinya.

    Dugaan awal saya ternyata salah, buku ini benar-benar luar biasa, saking sukanya, saya sampai membeli lagi English version nya! Dan akhirnya, buku ini pun membangkitkan kembali semangat baca saya yang sempat hilang. Penasaran mengapa? Let's find out!


    The Fault in Our Stars menceritakan tentang kehidupan seorang gadis 16 tahun pengidap kanker, Hazel Grace Lancaster, yang merayakan ulang tahunnya dua kali setahun, karena sadar hidupnya tak panjang. Tidak seperti kisah-kisah klise pengidap kanker yang biasa kita temukan di buku lain, John Green memiliki cara sendiri membuat pembacanya terhanyut dan hilang akal.



    Kehidupan Hazel Grace yang awalnya membosankan, menjadi berubah total sejak pertemuannya dengan Augustus Waters, atau Gus di Cancer Kid Support Group. Tak seperti penderita kanker di novel-novel lain, Hazel dan Gus sangatlah berbeda. Mereka tak pernah sok-sok kuat melawan penyakit yang mereka idap, tak pernah pasrah dan menunggu kematiannya. Well, bahkan tak jarang mereka menertawakan penyakit mereka dengan memberi nama-nama aneh untuk penyaki yang mengerogoti sepanjang hidup mereka.



    Kegemaran Hazel pada buku karya Peter van Houten, An Imperial Affliction mengantar ia dan Gus pada sebuah perjalanan indah di kota Amsterdam, demi menemui sang penulis, Peter Van Houten, yang ternyata jauh berbeda dari yang mereka bayangkan. Amsterdam, menjadi saksi kuatnya cinta kedua remaja pengidap kanker ini.
    Namun, hal tak terduga malah datang setelah hari-hari bahagia mereka di Amsterdam.  (I'll stop here as I'm afraid If I go too far and leak the whole story.)


    INSIGHTFUL, BOLD, IRREVERENT, AND RAW,
    The Fault in Our Stars is award-winning author John Green's most ambitious and heartbreaking work yet, brilliantly exploring the funny, thrilling, and tragic business of being alive and in love.

    Secara keseluruhan, The Fault in Our Stars sangatlah menarik, dan juga membuat saya menitikkan air mata lembar demi lembar :') 
    Dan novel karya John Green  ini sudah diproduksi menjadi film, yang diperankan oleh Shailene Woodley dan Ansel Elgort, saya yakin mereka akan berhasil membangun chemistry saatu sama lain, melihat peran mereka di film-film mereka seperti Divergent(walau sebagai saudara kandung). Dan kabarnya, The Fault in Our Stars akan tayang di Indonesia mulai 22 Agustus 2014, tergolong sangat lama karena premiere-nya tayang Juni 2014, but still, super can't wait!

    Dua kata yang paling tepat untuk menggambarkan The Fault in Our Stars adalah: PAINFULLY BEAUTIFUL

     

    Continue Reading


    Welcome to my land of words, 
    Where all my thoughts are poured, 
    Come freely, 
    Go safely, 
    And leave something,
     of the happiness
     you bring.

    Welcome those big, sticky, complicated problems. In them are your most powerful opportunities.

    Read more at http://www.brainyquote.com/quotes/quotes/r/ralphmarst134806.html#RHSqqYLOzxWdEEXX.99

    Continue Reading

    WRITER


    Preview

    DAISY MEIRISA TARIGAN

    [ further info: daisytarigan@gmail.com ]

    an avid reader, a beatles fan,

    an accounting student,

    a nature admirer.

    VISITOR:

    Follow Me

    • facebook
    • youtube
    • pinterest
    • instagram

    SEARCH HERE

    Powered by Blogger.

    Kampung Pelangi Semarang - on pictures

    Labels

    anne frank ansel elgort augustus waters beatles cassete bookish eleanor and park indonesia jakarta john green the fault in our stars

    Blog Archive

    • July 2017 (1)
    • July 2014 (1)
    • April 2014 (1)
    • August 2012 (1)

    Contributors

    • Daisy Tarigan
    • Daisy
    facebook Twitter instagram pinterest bloglovin google plus tumblr

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top